Sabtu, 09 April 2011

MEMPELAJARI SIFAT-SIFAT KOLONI BAKTERI

susu merupakan salah satu minuman yang bergizi tinggi,namun mudah terkontaminasi oleh bakteri,kontaminasi bakteri pada susu dimulai pada saat proses pemerahan sampai konsumsi,bakteri yang mengkontaminasi susu dikelompokan menjadi dua.yaitu:bakteri patogen dan bakteri pembusuk,bakteri patogen meliputi staphylococcusaureus,Eseherichia coli,dan salmunella sp.kasus keracunan setelah minum susu ada dua bentuk yaitu:infeksi dan intoksifikasi,infeksi terjadi karena mengkonsumsi susu yang mengandung/terkontaminasi bakteri,sedangkan intoksikasi terjadi karena mengkonsumsi susu yang mengandung toksin(racun)gejala intoksikasi lebih cepat muncul dibandingkan dengan infeksi,kontaminasi susu dapat diminimalkan dengan pasteurisasi  atau ultra hight temperature(UHT),penggunaan bakteriosin dan pencucian alat dengan neutral electrolized water(NEW).
keracunan setelah minum susu bisa di cegah atau dihindari dengan tidak mengkonsumsi susu mentah dan susu yang telah berubah penampilanya secara fisik ataupun organoleptik.
susu merupakan salah satu bahan pangan yang bergizi tinggi,kandungan protein,glukosa,lipida,garam,mineral dan vitamin dengan PH sekitar6,8.menyebabkan mikroorganisme mudah tumbuh dalam susu
*ALAT DAN BAHAN PRAKTIKUM

koloni kultur bakteri
nutrient agar dan PCA

*PROSEDUR
> Buat melt cawan Nutrient agar dan seterilkan memakai autoklaf pada suhu 121 derajat celcius selama 15 menit
>transfer dengan cara streaking kultur bakteri dari koleksi kecawan nutrient agar,lalu inkubasikan pada temperatur 30 derajat celcius selama 3hari.
>amati terbentuknya koloni dan sifat-sifat koloni tersebut pada hari ke 3 inkubasi.
*HASIL
Bentuk-bentuk koloni bakteri pada agar cawan sebagai berikut:
bentuk(sirkel)
tepi(rata)
elevasi(gelembung)
kilap koloni(cemerlang)
tembus cahaya(transfaran)
permukaan (halus)
warna(cream)
ukuran koloni(sedang)

*PEMBAHASAN

setelah praktikum mikrobiologi dilabolatorium yang saya lakukan, saya dapat memahami bentuk-bentuk bakteri yang merupakan organisme yang paling banyak dan kecil ukuranya(mikroskopis)
serta sulit untuk diidentifikasi secara kasap mata,jika kita ingin mengamati bakteri kita membutuhkan alat bantuan mikroskop, karena ukuranya yang sangat kecil dan sederhana.
pernyataan saya ini sesuai dengan isi dari literatur yang saya dapatkan
yaitu didalam literatur tertuliskan tentang morfologi bakteri sebagai berikut:
ukuran,bentuk.serta susunan merupakan ciri morfologi kasar sel, suatu sepesies bakteri,dapat dilihat dengan mikroskop elektron untuk mengetahui bagian-bagian bakteri secara spesifik.
dalam sistematik lama bakteri dimasukan kedalam divisio schyzovita(tumbuhan belah).sedangkan pada sistematik baru bakteri dimasukan monera bersama-sama dengan alga biru,bakteri merupakan sel prokariotik yang khas dan terdiri atas satu sel(unicelluler)yang pada umumnya tidak berklorofil dapat tumbuh pada media buatan dan bereproduksi dengan cara membelah diri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar